Senin, Oktober 05, 2009

Gedung museum bank mandiri


Awalnya bangunan Museum Bank Mandiri merupakan Kantor Wilayah Nederlandsche Handel Maatschappij (NHM) di Hindia Timur yang lebih dikenal dengan nama de Factorij Batavia. Bangunan dirancang oleh arsitek NHM, J.J.J. de Bruyn bekerjasama dengan arsitek Belanda lainnya, A.P Smith dan C. van de Linde yang keduanya bekerja pada biro arsitek Hulswit, Fermont en Ed. Cuypers.

Gedung berdiri diatas lahan seluas 10.039 m2 dan diresmikan pada tanggal 14 Januari 1933, oleh C.J Karel van Aalst, Presiden NHM ke-10. Pemancangan diawali dengan tiang beton bulan Juli 1929 oleh biro konstruksi NV Nedam (Nederlandse Aanneming Maatschappij).

Bangunan berlantai empat seluas 21.509 m2 dengan arsitektur berbentuk simetris dengan keberadaan taman ditengah gedung dan pintu utama tepat ditengah bagian depan bangunan. Lantai dasar gedung dibuat lebih tinggi dari jalan raya sehingga terkesan anggun saat memasuki bangunan. Lantai lobby, ruang rapat dan ruang direksi memakai bahan mozaik keramik bercampur kaca (glasmozaiek-tegels), sedangkan ruangan yang lain memakai tegel ubin (vloertegels) berwarna hitam, abu-abu dan merah.

Bila anda berminat berkunjung ke Museum Bank Mandiri maka dapat mendatanginya di kawasan Kota tua, Jakarta Barat, Indonesia. Lokasinya persis berada berhadapan dengan Stasiun Kota (Beos).